Sedikit review dr pandangan mata saya di konser semalam.

Masih sulit utk #moveon dr penampilan Lamb of God di Hammersonic Festival 2015 kemarin. Penampilan mereka lah yg saya asumsikan paling ditunggu2 oleh mayoritas metalhead yg datang ke lapangan D senayan semalam. Didaulat sebagai penutup festival metal terbesar se Asia Tenggara sekaligus main headliner, raksasa metal asal Richmond Virginia ini tampil sesuai yg saya bayangkan. Cadas, garang, sangar & tanpa ampun menghajar adrenaline seluruh metalhead dgn nomor2 bertempo cepat.

Saya termasuk yg telat menikmati musik mereka. Karena baru mendengar LOG justru setelah mereka konser pertama kali di Jakarta tahun 2009 lalu. Tapi setelah mendengar musik mereka, rasanya saya harus mengakui mereka lah band metal paling berbahaya di muka bumi di era modern. Wajar saja mereka pun mengklaim sebagai “Pure American Metal” sebagaimana terpampang pd backdrop screen panggung semalam.

Setelah dibuka dgn Desolation & Ghost Walking yg langsung membuat gelombang moshing, berturut2 tembang2 hits andalan seperti Now You’ve Got Something To Die For, Walk With Me In Hell, Set To Fail, Redneck, Laid To Rest, Ruin, Vigil, Contractor hingga Hourglass (lagu yg sempat hits di youtube karena dicover oleh pelajar putri dari Indonesia) benar2 membakar penonton. Giant circle moshpit pun tak terhindarkan yg membuat saya pun terpaksa turut serta di dalamnya (daripada berdesak2an kehabisan oksigen, mending ikut moshing hehe).

Secara khusus saya memang ingin melihat sang drummer idola, Chris Adler, yg bagi saya punya ketukan double pedal yg lebih cepat drpd tangannya sendiri hehe. Saya pun kagum dgn perpaduan tim gitaris & bassis, Willie Adler, Mark Morton & John Campbell serta tak lupa tentunya sang frontman & seorang surfer sejati, Randy Blythe yg tampil lugas & enerjik dgn rambut ala dreadlock. Walaupun terlihat sedikit agak kurus, sepertinya Randy sudah melupakan kasusnya di Praha 3 tahun lalu. Penampilan luar biasa LOG ditutup dgn title Black Label. Sayangnya nomor lain seperti Omerta, 11th atau Descending tidak dibawakan kemarin. Tapi saya sudah sangat puas dgn performa mereka.

They’re really comin’ from the other space, as Randy said on stage. Gila, parah, badan sakit & telinga berdengung sampai sekarang. Salah satu konser terbaik dalam hidup saya..

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s