Selaraskan Jalan CSR dengan MDGs 2015 (I)

Bulan September 2012 merupakan tahun ke 12 berjalannya program Millennium Development Goals (MDGs) yang diprakarsai oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam rangka mencapai kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat di tahun 2015.

Dengan mengusung delapan butir tujuan MDGs yaitu menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar untuk semua, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya, memastikan kelestarian lingkungan hidup serta mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan, deklarasi ini menjadi tantangan utama bagi pembangunan negara-negara di dunia. Indonesia sebagai salah satu negara yang turut menandatangani deklarasi tersebut pun memiliki komitmen untuk menjalankan seluruh butir yang terdapat dalam program MDGs tersebut di tanah air.

Sejak ditandatanganinya deklarasi MDGs ini, pemerintah langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak mulai dari elemen pemerintahan, sektor swasta, lembaga-lembaga donor serta masyarakat umum. Dengan harapan, Indonesia dapat mengimplementasikan ke delapan butir MDGs sekaligus menanggulangi permasalahan yang ada.

 

Permasalahan yang Kompleks

Namun untuk mencapai keberhasilan MDGs tersebut bukanlah perkara yang mudah. 12 tahun sejak ditandatanganinya deklarasi MDGs di tahun 2000 lalu, permasalahan di sektor-sektor yang terdapat dalam deklarasi MDGs masih sangat terlihat. Kemiskinan masih menjadi ‘musuh’ utama pembangunan Indonesia, dimana saat ini telah mencapai hampir 30 juta jiwa warga miskin. Selain itu, pendidikan yang belum merata di berbagai daerah atau tingginya angka kematian ibu melahirkan adalah beberapa contoh lain yang masih terjadi saat ini di Indonesia. Bersamaan dengan itu, Indonesia masih dihadapkan pada tingginya beban utang luar negeri yang menurut data Bank Indonesia meningkat tajam hingga mencapai 221,60 Miliar Dollar AS. Sehingga melihat begitu kompleksnya permasalahan yang harus dihadapi Indonesia, pencapaian MDGs di tahun 2015 bagaikan sebuah ‘mission impossible’.

Batas akhir deklarasi MDGs hanya tersisa tinggal 3 tahun lagi. Ditengah berbagai permasalahan yang masih dihadapi bangsa ini, komitmen untuk dapat menyelesaikan MDGs tetap harus menjadi tujuan utama. Pemerintah sebagai pemegang komando kebijakan teratas sudah sepatutnya mengeluarkan statement yang mendorong seluruh pihak untuk memberikan perhatian khusus terhadap pencapaian MDGs Indonesia. Koordinasi dari level teratas hingga level paling bawah perlu diintensifkan kembali demi mencapai target-target yang belum terpenuhi. Karena permasalahan yang masih dihadapi bukanlah semata-mata menjadi beban pemerintah saja, tetapi seluruh bangsa Indonesia.  (BERSAMBUNG)

Dimas Mulyawan

*) Penulis merupakan pemerhati CSR dan masalah sosial, bekerja sebagai Corporate Communications PT Artajasa Pembayaran Elektronis. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis.

http://wartaekonomi.co.id/berita5568/selaraskan-jalan-csr-dengan-mdgs-2015-i.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s